Kamis, 15 Mei 2014

KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR’AN



KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR’AN
Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang mengajak kepada pintu-Nya, Yang memberi taufik kepada orang yang dikehendaki-Nya, memberi nikmat dengan menurunkan kitab-Nya yang mengandung ayat yang muhkam dan mutashabih. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Allah subhanahu wata’ala, tiada sekutu bagi-Nya, persaksian yang aku berharap selamat dari siksa-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan rasul-Nya, manusia paling sempurna dalam amal ibadah dalam pergi dan pulangnya.
Semoga shalawat selalu tercurah kepadanya, kepada Abu Bakar radhiallahu’anhu sahabatnya paling utama, kepada Umar radhiallahu’anhu yang Allah subhanahu wata’ala memuliakan agama dan dunia menjadi lurus dengannya, kepada Utsman radhiallahu’anhu syahid dalam rumah dan mihrabnya, dan kepada Ali radhiallahu’anhu yang terkenal menyingkap ilmu yang rumit dan membuka tutupnya, dan kepada keluarga dan para sahabatnya, serta orang yang lebih utama dengannya.
Saudara-saudaraku, Allah subhanahu wata’ala berfirman:
قال الله تعالي: {إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتۡلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُواْ مِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ سِرّٗا وَعَلَانِيَةٗ يَرۡجُونَ تِجَٰرَةٗ لَّن تَبُورَ ٢٩ لِيُوَفِّيَهُمۡ أُجُورَهُمۡ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّهُۥ غَفُورٞ شَكُورٞ ٣٠}[فاطر: 29- 30]
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, * agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karuniaNya.Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir:29-30)
Membaca al-Qur`an terbagi dua, Pertama, membaca secara hukum, membenarkan beritanya dan melaksanakan hukumnya, hal itu dengan cara melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya. Hal itu insya Allah akan dibahas di majelis yang lain.
Kedua, membaca secara lafazh yaitu membacanya. Banyak sekali nash yang menunjukkan keutamaannya. Dalam Shahih al-Bukhari, dari Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
خَيرُكُم مَنْ تعَلَّمَ القُرآنَ وعَلَّمَه
“Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari dan mengajarkan al-Qur`an.” HR. Al-Bukhari 4739, at-Tirmidzi 2908, Abu Daud 1452, Ibnu Majah 211, Ahmad 1/69, dan ad-Darimi 3338
Dalam Shahihaian, dari Aisyah radhiallahu ‘anha, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لماهرُ بالقرآن مع السَّفرةِ الكرامِ البررة، والذي يقرأ القرآنَ ويتتعتعُ فيه وهو عليه شاقٌّ له أجرانِ
“Orang yang pandai membaca al-Qur`an bersama para malaikat yang mulia lagi berbakti, dan orang yang membaca al-Qur`an dan ia terbata-bata padanya serta merasa berat atasnya, untuknya dua pahala.” HR. Muslim 798, at-Tirmidzi 2904, Abu Daud 1454, Ibnu Majah 3779, Ahmad 6/98, ad-Darimi 3368.
Dua pahala, pertama adalah pahala membaca dan yang kedua karena susahnya dalam membaca. Dalam Shahihain pula, dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مثلُ المؤمنِ الَّذِي يقرأ القرآنَ مَثَلُ الأتْرُجَّةِ ريحُها طيبٌ وطعمُها طيّبٌ، ومثَلُ المؤمِن الَّذِي لاَ يقرَأ القرآنَ كمثلِ التمرة لا ريحَ لها وطعمُها حلوٌ
“Perumpamaan orang beriman yang membaca al-Qur`an adalah seperti buah utrujjah, rasanya enak dan aromanya wangi. Dan perumpamaan orang beriman yang tidak membaca al-Qur`an adalah bagaikan buah kurma, tidak ada aromanya dan rasanya manis.” HR. Al-Bukhari 5111, Muslim 797, at-Tirmidzi 2865, an-Nasa`i 5038, Abu Daud 4829, Ibnu Majah 214, Ahmad 4/408 dan ad-Darimi 3363.
Dalam Shahih Muslim, dari Abu Umamah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اقْرَؤوا القُرآنَ فإنه يأتي يومَ القيامةِ شفيعاً لأصحابهِ
“Bacalah al-Qur`an, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.” HR. Muslim 804 dan Ahmad 5/255
Dalam Shahih Muslim, dari Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أفلا يغْدو أحَدُكمْ إلى المسجدِ فَيَتعلَّم أو فيقْرَأ آيتينِ منْ كتاب الله عزَّ وجَلَّ خَيرٌ لَهُ مِنْ ناقتين، وثلاثٌ خيرٌ له من ثلاثٍ، وأربعٌ خير له مِنْ أربَع ومنْ أعْدادهنَّ من الإِبِلِ
“Tidaklah seseorang darimu pergi ke masjid, lalu ia mempelajari atau membaca dua ayat dari al-Qur`an, lebih baik baginya daripada dua ekor unta, tiga ayat lebih baik dari pada tiga unta, empat ayat lebih baik baginya dari pada empat ekor unta, dan dari jumlahnya dari unta.” HR. Muslim 803, Abu Daud 1456, dan Ahmad 4/154.
Dalam Shahih Muslim pula, dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ما اجْتمَعَ قومٌ في بيتٍ مِنْ بُيوتِ اللهِ يَتْلُونَ كتابَ الله ويَتدارسونَهُ بَيْنَهُم إلاَّ نَزَلَتْ عليهمُ السكِينةُ وغَشِيْتهُمُ الرحمةُ وحفَّتهمُ الملائكةُ وَذَكَرَهُمْ الله فيِمَنْ عنده
“Tidaklah satu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah subhanahu wa ta’ala (masjid), membaca kitabullah (al-Qur`an) dan saling mempelajarinya di antara mereka, melainkan turunlah sakinah (ketenangan) kepada mereka, diliputi rahmat dan dikelilingi malaikat, dan Allah subhanahu wata’ala menyebutkan mereka pada orang (malaikat) yang ada di sisi-Nya.” HR. Muslim 2699, at-Tirmidzi 2945, Abu Daud 1455, Ibnu Majah 225, dan Ahmad 2/252.
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
تعاهَدُوا القرآنَ فوالذي نَفْسِي بيده لَهُو أشدُّ تَفلُّتاً من الإِبلِ في عُقُلِها
“Jagalah hapalan al-Qur`an, demi Allah subhanahuwata’ala yang diriku berada di tangan-Nya, sungguh ia lebih cepat terlepas dari pada unta dalam ikatannya.” Muttafaqun ‘alaih. HR. Al-Bukhari 4746, Muslim 791, dan Ahmad 4/397.
Dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لا يقُلْ أحْدُكم نَسيَتُ آية كَيْتَ وكيْتَ بل هو نُسِّيَ
“Janganlah seseorang darimu berkata ‘aku lupa ayat ini dan ini, tetapi ia dilupakan.” HR. Al-Bukhari 4744, Muslim 790, at-Tirmirdzi 2942, an-Nasa`i 943, Ahmad 1/417, dan ad-Darimi 2745
Hal itu dikarenakan ucapannya, ‘aku lupa’ bisa memberikan arti tidak memperdulikan hapalan al-Qur`an-nya hingga ia melupakannya.
Dari Abdullah bin Mas’ud ra, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
من قَرأ حرفاً من كتاب الله فَلَهُ به حَسَنَةٌ، والحسنَةُ بعشْر أمْثالها، لا أقُول الم حرفٌ ولكن ألفٌ حرفٌ ولاَمٌ حرفٌ وميمٌ حرفٌ
“Barangsiapa yang membaca satu huruf al-Qur`an maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan dibalas sepuluh kebaikan, aku tidak mengatakan satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.’ HR. At-Tirmidzi 2910 dan ia berkata: Hasan shahih dari jalur ini, dan sebagian ulama mutaakhirin menshahihkannya secara mauquf kepada Ibnu Mas’ud.
Dan darinya pula, ia berkata:
إنَّ هذا القرآنَ مأدُبةُ اللهِ فاقبلوا مأدُبَتَه ما استطعتمُ، إنَّ هذا القرآن حبلُ اللهِ المتينُ والنورُ المبينُ، والشفاءُ النافعُ، عصمة لِمَنْ تمسَّكَ بِهِ ونجاةٌ لِمَنْ اتَّبعَهُ، لا يزيغُ فَيُستَعْتَب، ولا يعوَجُّ فيقوَّمُ، ولا تنقضي عجائبه، ولا يَخْلَقُ من كثرةِ التَّرْدَادَ، اتلُوه فإنَّ الله يَأجُرُكُم على تلاوتِهِ كلَّ حرفٍ عشْرَ حسناتٍ. أمَا إني لا أقولُ الم حرفٌ ولكِنْ ألِفٌ حرفٌ ولاَمٌ حرفٌ وميم حرفٌ
‘Sesungguhnya al-Qur`an ini adalah jamuan Allah subhanahuwata’ala maka terimalah jamuannya sebatas kemampuanmu. Sesungguhnya al-Qur`an ini adalah tali Allah subhanahuwata’ala yang kuat dan cahaya yang nyata, penyembuh yang bermanfaat, penjaga bagi siapa yang berpegang dengannya dan keselamatan bagi yang mengikutinya, tidak menyimpang maka perlu dibetulkan, tidak bengkok sehingga perlu diluruskan, tidak pernah berakhir keajaibannya, tidak jenuh karena banyak diulangi. Bacalah, sesungguhnya Allah subhanahuwata’ala memberi pahala kepadamu karena membacanya setiap huruf sepuluh kebaikan. Adapun saya, sungguh aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, mim satu huruf dan lam satu huruf.’ HR. Hakim, Ad-Darimi 3315
Saudara-saudaraku, inilah keutamaan membaca al-Qur`an, pahala ini bagi yang mengharapkan pahala dan ridha dari Allah subhanahu wata’ala. Pahala besar untuk amal yang sedikit. Maka orang yang tertipu adalah yang lalai padanya, orang yang rugi adalah orang yang tidak mendapatkan keuntungan saat tidak bisa lagi menyusulnya. Keutamaan ini mencakup semua al-Qur`an, dan disebutkan dalam sunnah tentang keutamaan beberapa surat tertentu.
Di antara surah tersebut adalah surah al-Fatihah: Dalam Shahih al-Bukhari, dari Abu Sa’id bin Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya:
لأعُلِّمنَّك أعْظَم سورةٍ في القرآن {الْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعَـلَمِينَ} هي السَّبعُ المَثَانِي والقرآنُ العظيمُ الذي أوتيْتُه
“Aku akan mengajarkan kepadamu surah terbesar dalam al-Qur`an ‘alhamdulillahi rabbil ‘alamin’ (al-Fatihah) tujuh (ayat) yang diulang-ulang dan al-Qur`an agung yang diberikan kepadaku.” HR. Al-Bukhari 4720, an-Nasa`i 4720, Abu Daud 1458, Ibnu Majah 3785, Ahmad 4/211, dan ad-Darimi 1492.
Karena keutamaannya tersebut, membacanya merupakan salah satu rukun shalat yang tidak sah kecuali dengannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لا صلاةَ لمن لم يقرأ بفاتحةِ الكتاب
“Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca al-Fatihah.” Muttafaqun ‘alaih, HR. Muslim 723, Muslim 394, at-Tirmidzi 247, an-Nasa`i 911, Abu Daud 822, Ibnu Majah 837, Ahmad 5/313, ad-Darimi 1242.
Dan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ صلَّى صلاةً لمْ يقرأ فيها بفاتحةِ الكتاب فهي خِدَاجٌ يقولها ثلاثاً
“Barangsiapa shalat yang tidak membaca al-Fatihah padanya, maka ia kurang.” Beliau mengatakannya tiga kali. Ada yang bertanya kepada Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ‘Kami berada di belakang imam.’ Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menjawab: ‘Bacalah pada dirimu (dengan suara pelan). HR. Muslim
Di antara surah yang ditentukan adalah surah al-Baqarah dan Ali Imran: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اقرؤوا الزهراوين البقرةُ وآل عمران فإنهما يأتيان يومَ القيامةِ كأنَّهُمَا غَمامتان أو غَيَايتان أو كأنهما فِرْقَانِ مِنْ طيرٍ صوافَّ تُحاجَّانِ عن أصحابهما اقرؤوا سُورَة البقرةِ فإنَّ أخْذَها بَرَكةٌ وتَرْكَها حسرةٌ لا يستطيعها البَطَلَةُ
“Bacalah Zahrawain (yaitu) al-Baqarah dan Ali Imran, sesungguhnya keduanya datang pada hari kiamat seolah-olah dua awan, atau bagaikan dua kelompok burung yang berbulu yang membela pembacanya. Bacalah surat al-Baqarah, sungguh mengambilnya adalah berkah dan meninggalkannya adalah rugi, dan penyihir tidak bisa mengganggunya.” HR. Muslim 804 dan Ahmad 5/249.
Dan dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, sesungguhnya Nabi shalallahu’alaihi wasallam bersabda:
إنَّ البيتَ الَّذِي تُقرأُ فيه سورة البقرةِ لا يَدْخله الشَّيطانُ
“Sesungguhnya rumah yang dibacakan surah al-Baqarah di dalamnya tidak bisa dimasuki syetan.” HR. Muslim 780, at-Tirmidzi 2877 dan Ahmad 2/378.
Hal itu dikarenakan di dalamnya ada Ayat Kursi, disebutkan dalam hadits shahih bahwa barangsiapa yang membacanya di malam hari niscaya ia berada dalam penjagaan Allah subhanahuwata’ala dan syetan tidak bisa mendekatinya hingga subuh.
Dan dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma, bahwa Jibril as berkata, dan ia berada di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘Ini adalah pintu yang telah dibuka, belum pernah dibuka sebelumnya. Ia berkata: maka turun malaikat darinya, lalu datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata:
أبْشرْ بنورَيْن قد أوتيتهما لم يؤتهُمَا نبيُّ قَبْلَك فاتِحةُ الكتابِ وخواتيمُ سورةِ البقرةِ لن تقْرَأ بحرفٍ منهما إلاَّ أوتِيتَهُ
“Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu, belum pernah diberikan kepada nabi sebelum kamu (yaitu) al-Fatihah dan penutut surah al-Baqarah, engkau tidak membaca satu huruf darinya kecuali diberikan kepadamu.” HR.Muslim 806 dan an-Nasa`i 912.
(Surat al-Ikhlas) Juga termasuk surah yang ditentukan keutamaannya disebutkan secara khusus. Tercantum dalam Shahih al-Bukhari, dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya:
والَّذِي نفْسي بيده إنَّها تعدلُ ثُلُثَ القرآنِ
“Demi diriku yang berada di tangan-Nya, sesungguhnya ia mengimbangi sepertiga al-Qur’an.” HR. Al-Bukhari 4726, an-Nasa`i 995, Abu Daud 1461, Ahmad 3/35, Malik 483.
Bukanlah maksudnya mengimbanginya dalam fadhilah (keutamaan) bahwa ia mencukupkan darinya (bisa menggantikannya). Karena itulah jika ia membacanya di dalam shalat sebanyak tiga kali niscaya tidak bisa menggantikannya dari membaca al-Fatihah. Tidak berarti sesuatu yang mengimbangi yang lain dalam keutamaan bahwa ia bisa mencukupkannya. Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قالَ لا إِله إلاَّ الله وحده لا شريك له له الُملْكُ وله الحمدُ عَشْرَ مرَّاتٍ كان كمَن أعتقَ أربعةَ أنفُسٍ من ولدِ إسْماعيلَ
“Barangsiapa yang membaca Tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Allah subhanahuwata’ala, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan untuk-Nya pujian’ sebanyak sepuluh kali, niscaya pahala seperti memerdekakan empat orang budak dan keturunan nabi Ismail.” HR. Al-Bukhari 6041, Muslim 2693, at-Tirmidzi 3553, dan Ahmad 5/418.
Kendati demikian, jika seseorang berkewajiban membayar empat kafarat empat orang budak lalu ia membaca zikir ini, niscaya tidak bisa menggantikan kewajiban memerdekakan budak ini, sekalipun sama dalam keutamaan.
Di antara surah yang mempunyai keutamaan khusus adalah surah al-Falaq dan an-Naas. Dari Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah engkau tidak memikirkan ayat-ayat yang diturunkan yang tidak ada seumpamanya yaitu surah al-Falaq dan an-Naas.’HR. Muslim. Dan dalam riwayat an-Nasa`I, ‘Tiada seseorang meminta dengan semisalnya dan tidak ada yang berlindung dengan seumpamanya.”
Maka bersungguh-sungguhlah, wahai saudaraku, dalam memperbanyak membaca al-Qur`an yang penuh berkah, terutama di bulan ini yang diturunkan al-Qur`an padanya. Sesungguhnya banyak membaca dalam bulan ini memiliki keutamaan khusus. Jibril ‘alahissalam mengulangi/tadarus al-Qur`an kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Ramadhan sebanyak satu kali setiap tahun, dan pada tahun yang beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat, ia (Jibril ‘alahissalam) melakukannya sebanyak dua kali untuk memperkuat dan memantapkan. Para salafus shalih banyak membaca al-Qur`an di bulan Ramadhan, di dalam shalat dan di luarnya. Imam az-Zuhri rahimahullah, apabila masuk bulan Ramadhan berkata: ‘Sesungguhnya ia adalah bulan membaca al-Qur`an dan memberi makan.’ Apabila masuk bulan Ramadhan, imam Malik rahimahullah meninggalkan membaca hadits dan majelis ilmu, dan mengkhususkan membaca al-Qur`an dari mushhaf. Qatadah rahimahullah mengkhatamkan al-Qur`an setiap kali tujuh malam dan pada bulan Ramadhan setiap tiga malam, dan di sepuluh hari terakhir setiap malam. Ibrahim an-Nakha’i mengkhatamkan al-Qur`an di bulan Ramadhan setiap tiga malam dan pada sepuluh hari terakhir setiap dua malam, dan al-Aswad rahimahullah membaca semua al-Qur`an setiap dua malam di semua bulan.
Ikutilah mereka, semoga Allah subhanahuwata’ala memberi rahmat kepadamu, niscaya engkau menyusul orang-orang baik yang suci. Ambilah kesempatan malam dan siang yang mendekatkanmu kepada Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. Sesungguhnya umur terus berjalan cepat dan waktu berlalu semuanya, dan hanya bagaikan satu waktu di siang hari.
Ya Allah, berilah kami taufik untuk membaca kitab-Mu menurut cara yang menyebabkan ridha-Mu kepada kami. Berilah kami petunjuk jalan-jalan kesejahteraan. Keluarkanlah kami dari kegelapan kepada cahaya. Dan jadikanlah ia sebagai hujjah bagi kami bukan atas kami, wahai Rabb semesta alam.
Ya Allah, tinggikanlah derajat kami dengannya, selamatkanlah kami dengannya dari kerendahan, ampunilan kesalahan-kesalahan kami dengannya, ampunilah kami, kedua orang tua kami dan semua kaum muslimin dengan rahmat-Mu wahai Yang Paling pengasih dari yang pengasih.
Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para sahabatnya, Amiin. 

modul wsbm


modul wsbm
wawasan sosial budaya maritim


TAKE HOME 1 WSBM
1.      Jelaskan secara singkat yang di maksudkan dengan MK.WSBM sebagai cirri/identitas ke-unhas-an!
Jawaban : MK.WSBM merupakan salah satu mata kuliah umum ( UPT. MKU ) unhas yang sesuai denagn visi dan misi unhas sebagai karakter komponen mata kuliah  yang berkehidupan bermasyarakat di UNHAS yang mengintroduksi materi-materi kemaritiman, antara lain: potensi sumberdaya Alam, fakta demografi, dan sosial ekonomi maritime ,masyarakat maritime beserta dinamikanya, nilai-nilai budaya maritim yang perlu dikembangkan dan dijaga kelestariaannya serta kesemuanya mengarah pada karakteristik Benua Maritim Indonesia.

2.      Kemukakan dengan singkat dan jelas, mengapa ‘ kelautan ‘ di pilih oleh unhas sebagai PIP-nya ?
Jawaban : pemilihan kelautan sebagai PIP unhas diputuskan  setelah melalui  serangkaian seminar dan pertemuan ilmiah yang mendiskusikan sebagai alternative pilihan PIP, Antara lain seminar ilmu kelautan di unhas pada bulan September 1974 yang dihadiri oleh menteri  pendidikan dan kebudayaan, Menteri Riset Nasiaonal , sejumlah ahli  dan Lembaga Oseonologi Nasional ( LON ) serta para sivitas akademik unhas sendiri.Unhas memilih kelautan didasari pertimbangan-pertimbangan rasional sebagaiberikut :
1.Manusia sangat tergantung kepada sumberdaya alam menghadapi kendala berupa  berkurangnya ketersediaan sumberdaya alam di daratan yang memaksa manusia untuk beralih memanfaatkan sumberdaya alam lautan.
2. Pergeseran kutub perdagangan dunia dari Eropa dan Amerika ke wilayah Pasifik yang akan melibatkan puluhan Negara yang secara geografis yang didominasi laut, maka dapat diramalkan perdagangan dunia di masa depan banyak memanfaatkan sumberdaya kelautan termasuk jasa lingkungan laut.
3. Peran lautan sangat penting sebagai regulator proses alamiah yang terjadi di atas permukaanbumi yang sering mengalami anomali iklim yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kehidupan umat manusia.4. Laut adalah peluang, tantangan, dan harapan untuk masa depan persatuan, kesatuan, dan pembangunan Indonesia, menunjukkan posisi strategi laut bagi masa depan Indonesia.

3.      Uraikan dengan singkat tujuan pembelajaran WSBM ( WSBB ) di unhas ?
Jawaban : mata kuliah WSBM adalah salah satu komponen mata kuliah berkehidupan bermasyarakat ( MBB ) DI unhas yang mengintroduksi materi-materi kemaritiman, antara lain potensi sumberdaya maritime, masyarakat maritime beserta dinamikanya, nilai-nilai budaya maritime yang perlu dikembangkan dan dipromosikan yang kesemuanya mengarah pada karakteristik benua maritime dan pembangunannya. Dengan demikian  tujuan pembelajaran dari mata kuliah ini yaitu memberikan wawasan dan landasan pengetahuan serta keyakinan  kepada mahasiswa  sebagai bekal hidup bermasyarakat selaku individu dan  mahluk social yang beradab dan bertanggung jawab terhadap SDA dan lingkungan benua maritime, serta menjadi cirri  kepribadian sebagai luaran unhas.



TAKE  HOME 2 WSBM

1.      Uraikan dengan singkat latar belakang lahirnya konsep benua maritime Indonesia (BMI )
Jawaban :  latar belakang lahirnya BMI  yaitu salah satunya karena keadaan perairan wilayah laut Indonesia yang strategis dan berada di sekitar kepulauan Indonesia . wujud wilayah kedaulatan Indonesia dan yuridiksi Indonesia membentang luas di cakrawala khatulistiwa yang merupakan Negara kepulauan terbesar dei dunia terdiri dari zona pantai, landas benua, cekungan benua, cekungan samudra di bawahnya dan udara di atasnya.

2.      Konsep BMI memiliki beberapa dimensi. Kemukakan dan jelaskan minimal dua di antara dimensi- dimensi tersebut ? 
Jawaban :
1.      Dimensi  kewilayahan ditinjau dari kehidupan umat manusia, BMI dan planet bumi merupakan satu kesatuan yang utuh. Dalam kaitan ini, setiap negara memiliki tepibenua sebagai bagian dari wilayah kedaulatan. Maka, BMI dalam pendayagunaannyamempunyai nilai tertentu yang tidak sama setiap kawasan di bumi.
2.      Dimensi kehidupan social BMI sebagai aktualisasi wawasan nusantara dalamdimensi kehidupan nasional mencakup kehidupan bermasyarakat, berbangsa danbernegara.
3.      Jelaskan menurut anda tentang keterkaitan antara jurusan /program studi anda dengan konsepsi benua maritim Indonesia ?
Jawaban :
            Keterkaitan konsepsi BMI dengan program studi saya sebagai mahasiswa peternakan adalah konsepsi maritim dapat membantu dalam pengembangan usaha peternakan, dalam hal media transportasi laut sangat efektif sanagt efektif untuk peluasan jalur dagang hasil ternak serta pertukaran bibit unggul dari suatu tempat ketempat lainnya.
TAKE HOME 3 WSBM

1.      jelaskan  menurut anda keuntungan apa yang dapat diperoleh  Indonesia terkait dengan posisi dan letak geografis Indonesia sebagai Negara marirtim terbesar di dunia !
JAWAB :  Keuntungan yang dapat di peroleh Indonesia dari posisi yang strategisnya yaitu dapat menjadi jalur transportasi dan dagang,pantai sebagai pariwisata serta memiliki sumberdaya yang berlimpah ruah  diantaranya berbagai jenis ikan, biota laut, pulau-pulau kecil, maupun terumbu karang yang semuanya dapat di manfaatkan oleh masyarakat.

2.      Uraikan secara singkat dan jelas tentang peluang dan tantangan pengembangan dan pemanfaatan potensi sumberdaya kemaritiman Sulawesi selatan !
Jawaban :
peluang pengembangan dan pemanfaatan potensi sumberdaya kemaritiman Sulawesi selatan diantaranya perikanan tangkap, perikanan budidaya, industry pengolahan produk perikanan, industri bioteknologi, pariwisata bahari dan pantai, pertambangan dan energy, perhubungan laut, industry kapal, bangunan laut dan pantai, ekosistem pesisir dan laut : mangrove, padang lamun, dan terumbu karang. Pulau-pulau kecil, dan benda-benda berharga.
tantangan dalam pengembangan pengembangan dan pemanfaatan potensi sumberdaya kemaritiman Sulawesi selatan adalah kurangnya kesadaran masyarakat dan partisipasi pemerintah dalam pengembangannya serta pemanfaatan sumberdaya yang berlebihan dan tidak benar dapat merusak ekosistem laut dan menghabiskan sumberdaya yang tidak dapat pulih kembali.

3.      Potensi pembangunan yang terdapat di wilayah pesisir secara garis besar terdiri dari tiga kelompok sebutkan dan berikan contoh masing-masing !
Jawaban :
1. Sumberdaya dapat pulih contohnya ikan pelagis besar/kecil, ikan demersal, dll
2. sumberdaya tak dapat pulih contohnya bahan tambang dan mineral ( bahan bangunan , garam, emas, batu apung, dan siderite )
3. jasa-jasa lingkungan contohnya pengaturan iklim, keindahan alam, dan wisata bahari. Serta  penyerapan limbah.
TAKE HOME 4 WSBM

1.      Gambarkan dengan ringkas fenomena social demografi kebaharian di Indonesia !
Jawaban : Konsep sosial demografi kebaharian merujuk kepada kesatuan atau kumpulan manusia,baik yang mendiami daerah pantai dan pulau-pulau maupun yang berasal dari lingkungan perkotaan dan pedesaan atau tempat-tempat yang jauh dari daerah pesisir, yangmenggantungkan sumber pendapatan ekonomi dan aktivitasnya pada pemanfaatansumberdaya peraiaran dan jasa-jasa laut, yang dapat ditunjukkan dengan jumlah jiwa secaraeksa atau dengan penaksiran semata.Dalam konteks Indonesia, fenomena demografi kebaharian terutama dapatdigambarkan pada aspek-aspek kondisi populasi, pendidikan, sektor ekonomi kebaharian,kategori penduduk menurut sektor ekonomi dan aktivitas pengembaraannya.

2.      Kemukakan dan jelaskan secara singkat kategori penduduk maritime !
Jawaban :
a. Penduduk nelayan Menurut asal-usul tempat pemukiman dibedakan atas penduduk nelayan pesisir dan pulau-pulau dan penduduk nelayan yang berasal darikeluarga-keluarga yang tinggal secara terpisah-pisah di kawasan pemukiman perkotaan,pinggiran kota, dan daerah-daerah pedalaman.
b. Pelayar/pengusaha transportasi lautmerupakan kategori penduduk pemangku budaya bahari tulen. Ilmuwan dansejarahwan menganggap mereka kelompok masayarakat maritim murni karena aktivitaspelayarannya yang intensif mengarungi lautan antar pulau, negara, bahkan benua.Terbagi atas,pelayar kawasan pesisir/pulau-pulau dan pelayar perkotaan/pedesaan darat.
c. Pengguna sumber daya dan jasa-jasa laut yang laintermasuk didalamnya adalah para pedagang hasil-hasil laut, rentenir, pekerja dipasar/pelelangan ikan, pengelola dan pekerja industri hasil laut bahkan marinir, pemerintah,perguruan tinggi, LSM dan pemerhati lingkungan.


3.      Buatlah suatu skema sederhana tentang mobilitas penduduk maritim !
Jawaban : 
Mobilitas geografi penduduk nelayan umumnya dengan pemanfaatan secara terbuka,memungkinkan nelayan selalu berpindah dari lokasi yang kurang stok sumber ke lokasi yang melimpah stoknya. Bagi nelayan, lautan adalah sumber tangkapan dan mencari spesies yang laris di pasar.
Mobilitas pelayar pelabuhan kota untuk bongkarmuat barang dan penumpang. Bagi palayar, lautan hanyalah prasarana jaringan dan rute transportasi antar kota dan sebagainya.
TAKE HOME 5  WSBM


1.      Uraikan secara singkat visi kemaritiman yang di kembangkan dari salah satu kerajaan maritim yang  pernah ada di indonesia !
Jawaban :
Kerajaan Maritim Goa membuat langkah-langkah dalam membangun negara maritim,yakni  mengatur dan menguasai produksi pertanian dan hasil pedalaman untuk komoditiperdagangan maritim, menjadikan Somba Opu sebagai transit utama, menjalin hubungan kerjasama diplomatic, membangun angkatan perang dan benteng-benteng pertahanan pantai dan meningkatkan penghasilan negara melalu perdagangan.

2.      Jelaskan secara singkat yang dimaksud dengan zaman bahari ?
Jawaban : Zaman Bahari  yaitu zaman di masa lampau dimana kreativias kehidupan umatmanusia mendapatkan rangsangannya dari bahari atau lautan. Bisa juga diartikan sebagaizaman keemasan atau kejayaan peradaban di lautan yang memberi semarak kepda negerimaritim.

3.      Uraikan dengan jelas yang termasuk kategori maritime great tradition dan maritime little tradition !
Jawaban : Maritime great tradition merupakan tradisi maritime besar termasuk di dalamnya tatanan dan perkembangan budaya maritime yang mencakup politik pemerintahan, ideology, hokum, perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, astrologi, filsafat, seni dan arsitektur kemaritiman.sedangkan maritime little Tradition mencakup aktivitas penangkapan ikan di laut, perikanan tambak,pengelolaan hasil laut dan sistem pemasarannya.





TAKE HOME 6 WSBM


1.      Menurut Talcott Parsons,  karakteristik lain dari suatu system social yaitu bahwa system social cenderung akan selalu mempertahankan keaseimbangan. Jelaskan dengan singkat maksud pernyataan tersebut !
Jawaban :  System  sosial akan berusaha menyesuaikan diri dari suatu perubahan dan mencoba untuk kembali ke keadaan semula. Sistem merupakan suatu totalitas unsur ataubagian yang saling berhubungan dan memiliki ketergantungan satu sama lain dalam satu kesatuan yang seimbang.

2.      Uraikan secara singkat salah satu unsure yang  ada pada system social !
Jawaban : Interaksi sosial merupakanhubungan yang dinamis, yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan, antarakelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia.Faktor-faktor interaksi sosial terbentuk oleh tindakan sosial, kontak sosial, dan komunikasi. Bentuk Interaksi sosial menurut jumlah pelakunya dapat berupa Interaksi antaraindividu dan individu, interaksi antara individu dan kelompok, interaksi antara kelompok dankelompokBentuk Interaksi Sosial Menurut Proses Terjadinya dapat berupa Imitasi, Identifikasi,Sugesti, motivasi, Simpati, Empati.

3.      Uraikan dengan singkat salah satu unsure yang ada pada system budaya !
Jawaban : Norma (norm) adalah aturan atau kaidah yang dipakai sebagai tolak ukur untuk menilai sesuatu. Norma dapat dibagi atas norma yangmenyangkut tingkah laku manusa dan norma menyangkut benda. Disamping itu, wujud normadapat berupa norma umum dan norma khusus. Norma umum dibagi atas norma hukum yang mengatur tata tertib di masyarakat dan berisi sanksi tegas, norma moral, norma kesopanan tentang apa yang boleh dilakukan atau tidak dan  norma moral yang menentukan perilaku itu baik atau buruk dari sudut etis.



TAKE HOME 7 WSBM


1.      Sebutkan  kelompok-kelompok etnis yang menjadi cikal bakal masyarakat maritime di Indonesia dan mengapa mereka disebut demikian !
Jawaban : kelompok-kelompok etnis masyarakat maritime di Indonesia yaitu , teluk bone Makassar ( galesong, tello, pangkep ),  mandar ( sulawesi barat ), buton ( Sulawesi tenggara ) dan Madura ( jawa timur ). Karena mereka merupakan etnis yang bersamaan muncul dan berkembang pada semua daerah pesisir dan pulau-pulaunya yang menjadi salah satu mata pencaharianya yaitu sebagai nelayan dan pelayaran yang melanjutkan budaya nenek moyang mereka sebagai penganut budaya bahari.

2.      Jelaskan dengan singkat  karakteristik  social masyarakat bahari, khususnya masyarakat nelayan dan pelayar !
Jawaban : karakteristik social masyarakat bahari nelayan dan pelayar yaitu ada 6 karakteristik diantaranya,  hubungan dengan dan ketergantungan secara pisik dan psiko-sosio-budaya pada lingkungan alamnya, pemanfaatan lingkungan dan sumberdaya laut secara bersama, hubungan dengan dan  kebutuhan  secara mutlak pada kelembagaan local, hubungan dengan dan  ketergantungan pada berbagai pihak berkepentingan dari luar, dan yang terakhir mobilitas geografi yang tinggi dan jaringan kesukubangsaan yang luas.

3.      Uraikan dengan singkat proses dinamika structural yang terjadi pada masyarakat maritime !
Jawaban :  proses dinamika structural yang terjadi pada masyarakat maritime kiita yaitu struktur inti/elementer dari kelompok organisasi ini ialah p.laut atau juragan dan sawi. P.laut berstatus pemimpin pelayaran dan aktivitas produksi  dan sebagai pemilik alat-alat produksi. Para p.laut memiliki pengetahuan kelautan, pengetahuan dan keterampilan manejerial, sementara para sawi hanya mengetahui pengetahuan kelautan dan keterampilan kerja/atau produksi semata.



TAKE HOME 8 WSBM

1.      Bedakan antara  wujud gagasan, wujud tindakan/prilaku, dan wujud material/kebendaan  dari kebudayaan maritime !
Jawaban :  wujud gagasan berupa klasifikasi pengetahuan, pendapat ( wawasan, pemahaman, pemaknaan ), nilai keyakinan/kepercayaan, pandangan hidup, ideology, norma atau aturan, moral/etika, emosi dan perasaan kolektif, refleksi/intropeksi diri, dan intuisi yang kait mengait membentuk satu kesatuan menyeluruh disebut system budaya.
Wujud tindakan/prilaku meliputi komponen-komponen interaksi manusia ( pergaulan, berkawan, kerjasama, dan tolong-menolong ), kelompok atau organisasi social, dan lain-lain, yang kait- mengait membentuk satu kesatuan menyeluruh disebut system social.   
       Wujud material/kebendaan buatan manusia berupa segala sarana dan prasaran fisik yang diciptakan dan diperlukan dalam berbagai bidang kehidupan manusia disebut budaya  material ( material cultural system ).

2.      Kemukakan secara sistematis unsure-unsur kebudayaan yang saudara ketahui !
Jawaban : unsure-unsur kebudayaan yang saya ketahui yaitu;
-          System pengetahuan ( knowledge )
-          System bahasa ( language )
-          System organisasi social ( social organization )
-          System mata pencaharian hidup ( economy )
-          System peralatan hidup ( technology )
-          System religi/agama dan kepercayaan ( religion and belief )
-          System kesenian ( arts )
:           3 . Gnambarka secara singkat dan jelas keterkaitan antar satu  unsure dengan unsure  
                  Lainya dalam kebudayaan maritime !
Jawaban :  Setiap unsur kebudayaan saling keterkaitan membentuk satu kesatuan kebudayaanyang menyeluruh (holistic). Untuk mengkaji dan membanguan salah satu unsur harus dipahami dan dilihat dalam konteks keseluruhannya, bukan secara parisal. Setiap unsur kebudayaan mengandung dan dapat dianalisis dalam tiga wujud kebudayaan sistembudaya, sistem sosial dan budaya material.
TAKE HOME 9 WSBM
             
1.      Uraikan pertimbangan-pe rtimbangan masyarakat maritime dalam merekayasa tipe-tipe perahuyang digunakan dalam melaut !
Jawaban : pertimbangan yang diambil masyarakat maritime dalam merekayasa tipe-tipe  dalam melaut yaitu ada dua tipe   musim diantaranya musim barat dan timur, dengan pola atau karakteristik masing-masing.
·          Bulan 12-6 berlangsungnya musim barat dengan hujan lebat, angin/badai besar dan arus kuat dari arah barat ke timur  kurang memungkinkan aktivitas nelayan dan pelayaran rakyat.
·          Sebaliknya musim timur antara bulan 7-12 ditandai dengan angin dan arus gerak lemah dari timur ke barat memberikan peluang besar bagi nelayan dan pelayaran rakyat beroperasi secara intensif.
·          Dari musim barat ke timur ada musim beralihan berlangsung selam lebih 3 bulan  ( bulan 5-bulan 7 ) membawa angin dengan goncangan ombak kurang menentu tak henti-hentinya. Di beberapa perairan terbuka di Indonesia bagian timur termasuk Sulawesi selatan kecuali sebagaian kecil teluk bone sulit di masuki selam musim peralihan tersebut.
·         Nelayan pulau Sembilan, khususnya menangka kerapu ( sunu dalam istilah local), mempunyai pengetahuan munculnya sunu dan ikan karang besar lainnya, yaitu antar bulan 10 –bulan 4. Mereka mengetahui juga bahhwa dalam setiap bulan musim hanya 15 hari, yaitu paruh kedua bulan itu digunakan menangkap ikan selama 15 hari pertama dari setiap bulan musim ikan-ikan bersembunyi.

2.      Tipe-tipe perahu atau kapal bukan hanya dicirikan dengan konstruksi atau desain semata, tetapi juga unsure-unsur seni yang melekat di kapal tersebut. Kemukakan contoh unsure-unsur seni yang di maksud !
Jawaban :  unsure-unsur  seni yang melekat pada kapal yaitu, ukiran, warna, dan motiv-motiv bermakna, gambar, warna cet, lagu dan music. Serta didasarkan pada pertimbangan nilai pragmatis berupa fungsi keseimbangan, daya muat, dan kecepatan, dari pada nilai seni dan religious.

3.      Terdapat lima bentuk pemilikan atau penguasaan wilayah atau sumberdaya laut. Kemukakan dan jelaskan secara singkat kelima bentuk kepemilikan tersebut !
Jawaban : 1. Pemilikan/penguasaan bersama komunitas ( communal property right )
                    2.  pemilikan/ penguasaan individual/keluarga ( individual/family property right )
                 3.  pemilikan/penguasaan private ( private property right )
                                               4. pemilikan/penguasaan Negara ( state property right )
                 5. penguasaan dan pemanfaatan secara bebas/terbuka ( common      property/open access/use ).



TAKE HOME 10 WSBM

1.      Sebutkan dan jelaskan potensi pembangunan ekonomi kemaritiman menurut sector kegiatan dalam rangka pembangunan benua maritime Indonesia !
Jawaban : Indonesiasia memiliki potensi pembangunan kemaritiman dalam sector kegiatan karena Indonesia mempunyai wilayah yang strategis dan yang dapat di tinjau dari berbagi segi, baik dari segi geografi sampai dengan social budaya serta ekonomi, maka Indonesia layak disebut sebagai sebuah benua. Melalui sector kelautan dapat memanfaatkan laut sebagai sumber pemenuhan kebutuhan manusia, terutama sebagai sumber pangan karena pemanfaatan perikanan baru sekitar 35% dari potensi yang ada. Lautan dan dasar laut sebnagai sumber ahan dasar dan sumber energy, lautan sebagai medan kegiatan industry dan laut sebagai tempat bermukim dan bermain. Pemanfaatan laut sebagai tempat bermukim sebagian suku laut seperti suku badjo,suku anak laut, belumlah dikelolah dengan baik serta laut sebagai Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia ( ZEEI ).

2.      Identifikasi  masalah secara sitematis masalah-masalah yang di hadapi dalam pembangunan kemaritiman di Indonesia saat ini !
Jawaban : dalam pembangunan kemaritiman di Indonesia saat ini dapat di jumpai berbagai masalah diantaranya, belum mampunya masyarakat menggali potensi sumberdaya laut yang ada dalam sector ekonomi, potensi maritime belum mendapatkan prioritas penanganan secara proporsional sehingga kendala tak pernah dapat diatasi secara tuntas, terutama yang menyangkut upaya memelihara langkah dan keterpaduan pembangunan, tidak adanya system pengelolaan terpadu, yang mengakibatkan musnahnya hurtan bakau, rusaknya terumbu karang, abrasi pantai, intrusi air laut, pencemaran pesisir dan laut seta perubahan iklim global.
      Masing-masing pelaku pembangunan dalam menyusun perencanaanya sangat terikat pada sektornya sendiri tanpa adanya system koordinasi baku lintas sector.
      Belum adanya lembaga yang berwenang penuh baik di pusat maupun di daerah yang mempunyai wewnang penentu dalam pembangunan maritime secara utuh dan belum lengkapnya peraturan perundang-undangan yang mengatur kewenangan pengelolaan sumberdaya maritime, serta belum lengkapnya tata ruang yang mencakup wilayah pesisir dan laut nasional yang dapat dijadikan sebagai induk perencanaan bagi daerah.

3.      Dari permasalahan pembangunan kemaritiman yang saudara identifikasi pada soal no.2 di atas. Uraikan strategi apa yanmg menurut saudara yang dapat  dilakukan untuk penanggulangan masalah-masalah tersebut !
Jawaban : strategis yang dapat dilakukan beberapa cara untuk menanggulanginya yaitu : *  penataan peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan pembangunan maritime yang bersifat lintas sektoral
     *   penciptaan dan peningkatan sumberdaya maritime yang handal dan professional
      *  penataan peraturan perundang-undangan disertai upaya penegakan peratuaran hukum yang konsisten.
       *  sistem pengumpulan dan pengelolaan informasi maritime yang dapat diakses secara luas.
        *  pembentukan wadah untuk menyuburkan upaya penelitian dan pengembangan maritime untuk dapat mempermudah penerapan ilmu dan teknologi kelautan, utamanya bagi nelayan tradisional.